Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik otomotif. Tampilkan semua postingan

Tips hemat BBM ala Ford

Tips hemat BBM ala Ford
Kebiasaan buruk cara berkendara selain boros bahan bakar juga menguras kantong. Anda tentu tak mau menghabiskan uang Anda hanya untuk mengisi bahan bakar dengan perilaku mengemudi tidak cerdas. Anda sebenarnya dapat berhemat saat berkendara, sehingga masih ada uang tersisa untuk liburan Anda misalnya.
Jika Anda mau mengubah kebiasaan tersebut, Anda dapat melakukan penghematan besar. Nah bagaimana cara menghemat pengeluaran BBM pada mobil Anda, berikut tips yang diberikan PT Ford Motor Indonesia (FMI):
1. Kurangi agresi
Penekanan pedal gas dan rem secara mendadak dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar sampai 40 persen, sementara emisi beracun dapat meningkat lebih dari lima kali. Penelitian juga menunjukkan bahwa beralih jalur tidak menghasilkan penurunan waktu perjalanan secara signifikan, jadi tetaplah berada pada jalur Anda, dan turunkan konsumsi bahan bakar, sekaligus tekanan darah Anda.
2. Kecepatan rendah dan stabil
Menurunkan kecepatan mobil Anda, misalnya menjadi 90 km/jam dari 105 km/jam, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 10 sampai 15 persen. Berkendara pada kecepatan rendah, idealnya pada 1.500 - 2.500 rpm untuk memaksimalkan penghematan bahan bakar.
Mengapa Anda harus cepat-cepat dan memboroskan bahan bakar, dan menciptakan risiko atas keselamatan Anda di jalan, hanya untuk tiba lima menit lebih awal?
3. Gunakan penyejuk udara alami
Masih belum ada keputusan bersama mengenai hal ini karena beberapa penelitian menemukan bahwa penonaktifan air conditioner tidak terlalu banyak meningkatkan pengurangan konsumsi BBM. Tidak perlu sampai berkeringat kepanasan, tapi jika udara cukup sejuk, matikan saja AC, dan Anda kemungkinan dapat menghemat bahan bakar sampai 10 persen.
4. Pompa ban
Ban yang kempis meningkatkan gaya gesek dan mempersulit mesin mendorong mobil di jalan. Ban yang kempis ini meningkatkan konsumsi bahan bakar sampai 6 persen. Periksa buku panduan Anda untuk mengetahui tingkat PSI (pounds per square inch) yang optimal.
Departemen Energi Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa untuk setiap satu PSI yang berada di bawah tingkat optimal, Anda menambahkan 0.4 persen pada konsumsi bahan bakar kendaraan Anda.
5. Kurangi beban
Perlu diingat, tambahan beban, misalnya seberat 48 kg, dapat menambah sampai 2 persen pada konsumsi bahan bakar mobil Anda.
Seperti yang dinyatakan greenyour.com, "Mengurangi beban mobil Anda memang dapat menghabiskan waktu, tapi Anda dapat berhemat, sekaligus menjaga lingkungan dalam jangka panjang." Jadi ambillah pendekatan minimalis lalu keluarkan semua 'sampah' dan barang-barang yang tidak diperlukan. Ingat, mobil yang ringan adalah kendaraan yang menyenangkan dan tidak haus bahan bakar.
6. Perlunya oksigen
Mobil tidak hanya menggunakan bahan bakar saja. Mobil juga membutuhkan oksigen. Jika aliran udara terhambat oleh filter udara yang kotor (sehingga mesin mobil Anda tidak bernafas), performa dan penggunaan bahan bakar mobil Anda akan mendapat dampak negatif. Anda diperkirakan dapat menghemat sampai 8 persen setiap kali Anda mengisi tangki bahan bakar melalui penggantian filter udara yang rusak/buruk.
7. Rawat mesin
Mesin yang tidak terawat menambah konsumsi bahan bakar rata-rata 4,1 persen. Sensor oksigen yang berfungsi dengan baik adalah hal terpenting bagi penghematan bahan bakar dan dapat meningkatkan maupun menurunkan penggunaan BBM sampai sebesar 40 persen.
8. Premium sudah cukup
Kecuali jika kendaraan Anda secara khusus dirancang untuk memanfaatkan tingkat oktan bahan bakar yang tinggi, Anda hanya akan menghabiskan uang. Premium atau pertamax?
Hemat uang Anda dengan menggunakan jenis bahan bakar yang direkomendasikan oleh buku panduan Anda. Perbedaan antara bahan bakar biasa dan yang lebih mahal, selain harganya, adalah tingkat oktan. Tingkat oktan tidak mengindikasikan seberapa besar tenaga yang dihasilkan bahan bakar.
Namun tingkat oktan yang lebih tinggi berarti bahan bakar kemungkinan lebih sedikit mengakibatkan knocking pada mesin mobil Anda. Knocking atau detonasi terjadi jika bagian dari campuran bahan bakar dan udara di satu atau beberapa silinder mobil terbakar secara spontan karena kompresi, terlepas dari pembakaran yang dimulai dari busi.
Anda mendapatkan ledakan, tentu saja tidak baik untuk mesin mobil Anda. Untuk menghindari hal ini, gas beroktan tinggi diformulasikan agar terbakar lebih lambat daripada bahan bakar biasa.
9. Latihan
Masih belum yakin bagaimana Anda dapat mengubah kebiasaan mengemudi? Tidak ada salahnya Anda mengikuti program-program peningkatan skill berkendara dan trik menghemat BBM yang digelar ATPM atau lembaga-lembaga berkompeten yang mengajarkan cara berkendara yang baik.
Pelatihan biasanya menggabungkan pelajaran teori dan sesi berkendara praktis untuk membantu Anda menjadi pengendara yang lebih aman dan lebih ramah lingkungan, sekaligus berhemat BBM.
10. Beli mobil ramah lingkungan
Dan, jika setelah membaca semua kiat di atas Anda masih tidak mau, atau tidak dapat mengubah kebiasaan berkendara Anda, masih ada satu pilihan yang tersisa, beli mobil hemat bahan bakar. (kpl/nzr/bun)

[sumber]
READMORE
 

10 Cara Menghemat Konsumsi BBM

Ada banyak faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm mobil. Seperti kapasitas mesin, transmisi, bobot kendaraan dan tekanan ban. Selain itu, tingkat kepadatan lalu lintas, pola mengemudi dan kondisi mobil pun turut memberi pengaruh.
Lalu bagaimana cara menghemat konsumsi bbm sekaligus memperpanjang jarak tempuh mobil? Anda bisa menghemat konsumsi bbm mobil Anda dengan 10 cara ini.

1. Menjaga putaran mesin

Umumnya, torsi maksimum mesin berada pada 2.500-3.500 rpm. Lakukan perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu. Jika putaran mesin terlalu tinggi, maka suplai bensin akan makin banyak. Sedang jika terlalu rendah, butuh injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.


2. Gunakan AC dengan bijak


Menggunakan AC memberi beban besar pada mesin yang dapat meningkatkan konsumsi bbm. Non-aktifkan AC jika udara luar cukup untuk menyejukan kabin mobil. Pada cuaca panas, parkirlah mobil di tempat yang teduh. Ketika ingin mengemudi lagi, bukalah semua kaca untuk mengeluarkan udara panas dari kabin. Sehingga dapat mengurangi kerja AC untuk mendinginkan kabin.


3. Hindari akselerasi dan pengereman mendadak


Berakselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar juga konstan. Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal. Sedangkan mengerem secara berlebihan memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan semula. Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan jarak pengereman yang memadai.

READMORE
 

MOBIL HIBRIDA: Menangkap Energi Sisa

duniaOTO.com - Mobil hibrida telah memberikan jawaban pasti untuk meselaraskan antara kebutuhan trasportasi dengan lingkungan hidup. Selain hemat, juga sangat bersahabat.

Hibrida bukan monopoli istilah di sektor pertanian. Fakta itu dapat Anda temukan pada Gaikindo Auto expo ke 10 yang digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center, 6-12 September lalu. Pada pameran mobil kali ini PT. Toyota Astra Motor, agen tunggal Toyota, mempertontonkan mobil hibrida, namanya Toyota Prius. Seperti halnya muasal kelapa atau jagung hibrida, pengembangan Prius juga berawal dari pemikiran untuk menghasilkan mobil dengan varitas pilihan. Utamanya bila ditilik dari sumber tenaga yang digunakan.

Di bawah kap mesin mobil ini tersimpan dua pemasok tenaga: mesin bensin 1.500cc dan motor listrik. Ya lantaran itu Prius lantas disebut mobil hibrida. Mobil dengan dua sumber tenaga yang keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Mesin bensin memiliki kelebihan di faktor keluwesan penggunaannya, sedang motor listrik dibilang unggul lantaran tidak menghasilkan emisi gas buang. Kedua keunggulan itu lantas dikawin silangkan.

Kini, beberapa pabrikan mobil tengah giat mengembangkan mobil semacam ini untuk menselaraskan antara kebutuhan sarana transpotasi umat manusia dengan alam sekitar. Caranya, dengan mengabungkan dua sistem pemasok tenaga untuk mendapatkan penghematan bahan bakar berlipat ganda dan emisi gas buang yang sangat bersih, tapi masih luwes dikendarai dimanapun.

Salah satu pabrikan yang telah berhasil mewujudkan mobil impian masa depan itu adalah Toyota. Tiga tahun lalu, tepatnya Desember 1997, pabrik mobil nomor satu di negeri Sakura ini telah memulai memasarkan mobil bertenaga ganda itu ke pasar lokal. Hasilnya sungguh fantastik. Selain mampu menjawab tantangan kebersihan lingkungan yang dibakukan dalam J-ULEV (Japan Ultra Low Emission Vehicle), Prius juga telah mendapat pengakuan dunia sebagai produk yang akrab lingkungan.

Menurut klaim Toyota, konsumsi bahan bakar Prius mencapai 29km/liter atau dua kali lebih efisien dibanding mobil konvensional. Sedang polusi gas buangnya dapat dibikin 90% lebih bersih dari regulasi yang diberlakukan di negeri Jepang. Lantas, apa rahasianya? Salah satunya dengan memasang mesin efisiensi tinggi. Sebagai pemasok tenaga pertama, Toyota mendaulat mesin twincam (DOHC: Double Overhead Camshaft) berkapasitas 1.500cc tipe 1NZ-FXE yang dilengkapi dengan teknologi VVT-i (Variable Valve Timing intelligent). Yakni, teknologi pengaturan waktu pembukaan dan penutupan katup masuk dan katup buang pada mesin itu untuk mengkopromuikan antara respon akselerasi, hemat bahan bakar, dan pengurangan emisi gas buang.

READMORE
 

Tips Mengemudi Aman untuk Wanita

Akhir-akhir ini banyak insiden kecelakaan yang membuat heboh. Dan secara kebetulan dari beberapa kejadian tersebut memiliki kesamaan yakni pengemudinya rata-rata adalah wanita. Nah, mengacu pada kecelakaan yang terjadi, banyak penyebab yang dapat menjadi latar belakang terjadinya kecelakaan.
Salah satunya yang mungkin terdengar tidak penting, tapi merupakan faktor penyebab terbesar kecelakaan di jalan raya yakni lelah.
“Pada dasarnya, mengemudi adalah suatu aktivitas yang menuntut konsentrasi tinggi Sehingga ketika ada kejadian darurat yang menuntut kita untuk melakukan respons cepat, kita mampu berpikir cepat untuk menentukan apa yang harus dilakukan. Reaksi yang tepat biasanya dapat terjadi apabila kita dalam kondisi prima, sehingga dapat berpikir jernih dan tenang dan pengetahuan akan mengemudi yang sudah kita ketahui selama ini dapat secara otomatis kita ingat, serta tidak mudah panik,” kata pembalap wanita Rally Marina kepada detikOto.
Berikut adalah tips mengemudi dari pembalap nasional Rally Marina:
  1. Mengemudilah di waktu di mana tubuh kita dalam kondisi prima, bukan di luar jam wajar biologis kita bekerja.
  2. Jangan paksakan mengemudi di kala mengantuk. Sebaiknya luangkan waktu untuk beristirahat sebelumnya, baru mengemudi setelah kondisi sudah kembali fit.
  3. Bekali diri dengan pengetahuan akan mengemudi aman, sehingga tahu apa yang harus dilakukan ketika dihadapkan dengan situasi darurat.
  4. Kenali karakter kendaraan yang dipakai. Karena beda jenis kendaraan atau beda jenis penggerak rodanya, maka perlakuan akan kendaraan tersebut juga berbeda.
  5. Hindari mengemudi sambil melakukan aktivitas lain, seperti menelepon (walaupun dengan menggunakan bluetooth/handsfree) karena bukan aktivitas memegang handsetnya-lah yang mengganggu, tapi konsentrasi yang terganggu, yang sering kali membuat pengemudi lengah.
  6. Mengemudilah pada batas aman. Baik kecepatan ataupun jarak dengan kendaraan lain di depan kita.
  7. Lakukannya perawatan berkala, untuk menghindari kejadian tidak diinginkan, seperti contohnya rem blong lantaran minyak rem habis. Atau ban meledak karena kurang tekanan angin atau ban sudah habis/botak.
  8. Merencanakan waktu perjalanan, sehingga tidak tergesa-gesa. Telat, diburu oleh waktu, akan memicu pengemudi untuk melaju dengan kecepatan lebih tinggi dan melakukan manuver yang membahayakan orang lain, seperti mengambil jalur darurat pada jalan bebas hambatan tol.
  9. Sadarilah, bahwa mungemudi merupakan aktivitas yang melibatkan banyak orang lain di sekitar kita. Apabila kita tidak siap dengan pengetahuan akan mengemudi dan tidak dapat mengemudi dengan bertanggung jawab, akan dapat berakibat membahayakan pengemudi atau pengguna jalan lainnya. So, Drive Safely.
sumber : http://top1.co.id
READMORE
 
?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>");

Advertising

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...?">RSS'); document.write(' Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...?max-results=5">Featured Post 3'); document.write(" Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>");
?">RSS'); document.write(' ?max-results=5">Featured Post 4'); document.write("?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>");
?">RSS'); document.write('?max-results=5">Featured Post 6'); document.write("?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>");

Blogger news

amikomamikom.infoDeviantARTfriendsterblogger4shared
Photobucketyahoogmail
onmagzmajalahwowbajigursuavecatalogue
folderdesigndiarydrextervektorika
tembokbomberconceptroot
abduzeedopsdtutsaviraadsense
amikom.ac.id amikom.info kabarit.com kabarit.net

Blogger templates

About

Blogroll

amikomamikom.infoDeviantARTfriendsterblogger4shared
Photobucketyahoogmail
onmagzmajalahwowbajigursuavecatalogue
folderdesigndiarydrextervektorika
tembokbomberconceptroot
abduzeedopsdtutsaviraadsense
amikom.ac.id amikom.info kabarit.com kabarit.net
Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Label

Label

Label

Translate

Label

Label

Popular Posts

Cari Blog Ini